Kamis, 14 November 2013



TEORI BELAJAR KOGNITIF GESTALT

            Teori Gestalt dikembangkan oleh Koffka,Kohler dan Wertheimer.
Menurut teori Gesalt, belajar adalah proses mengembangkan insight. Insight adalah pemehaman terhadap hubungan antar bagiana didalam suatu situasi permasalahan. Berbeda denhgan teori behavioristik yang menganggap belajar dan tingkah laku itu bersifat mekanistik sehingga mengabaikan peranan insight.Toeri Gestalt justru menganggap bahwa onsight adalah inti dari pembentukan tingkah laku.

            Tokoh-tokoh dalam teori Gestalt yaitu:

a. Max Wercheimer (1880-1941) meneliti tentang pemecahan masalah

b. Kurt Kofka (1886-1941) meneliti tentang hokum pengamatan

c. Wolfgang Kohler meneliti simpanse sebagai objek penelitian

            Prinsip-prinsip belajar menurut Gestalt :
·         Principle of proximity
·         Principle of similiary
·         Principle of objective set
·         Principle of continiuity
·         Principle of good form
·         Principle of figure and ground
·         Principle of isomorphism

Insight sangat bergantung pada :
·         Kesanggupan
·         Pengalaman
·         Taraf kompleksitas dari suatu permasalahan
·         Latihan
·         Trial and eror

Hukum dalam Teori belajar Gestalt yaitu: hokum kesamaan,hokum kecenderungan,hokum ketertutupan,hokum kontiniuitas.

Kohler menyimpan simpanse didalam jeruji besi yang didalamnya ada sebuah tongkat
dan diluar jeruji besi itu ada sebuah pisang. Setelah dibiarkan beberapa lama ternyata simpanse itu berhasil mengambil pisang dengan menggunakan tongkat yang disediakan.
Dari percobaan tersebut,simpanse mampu mengembangkan insight artinya ia dapat mengakap hubungan antara jeruji,tongkat dan pisang.Ia paham bahwa pisang adalah makanan,ia paham juga bahwa tongkat dapat digunakan untuk meraih pisang tersebut. Inilah hakikat belajar. Belajar terjadi karena kemampuan menangkap makna dan keterhubungan antara komponen yang ada dilingkungannya.

           Insight yang merupakan inti dari belajar menurut teori Gestalt memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
a. Kemampuan insight sesorang tergantung pada kemampuan dasar orang tersebut sedangkan kemampuan dasar itu tergantung pada usia dan posisi yang bersangkutan dalam kelompok (spesies) nya
b. Insight dipengaruhi oleh pengalaman masalalunya
c. Insight tergantung pada pengaturan dan penyediaan lingkungannya.
d. Pengertian merupakan inti dari insight.
d. Apabila insight telah diperoleh maka dapat digunakan untuk menghadapi persoalan dalam situasi lain.


           Implementasi Teori Gestalt dalam pembelajaran yaitu :
·         Pengalaman tilikan (insight)
·         Pembelajaran yang bermakna (meaningful learning)
·         Perilaku bertujuan (pusposive behavior)
·         Prinsip ruang hidup (life space)
·         Transfer dalam belajar


Kelebihan teori ini adalah : dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk  memecahkan
Masalah (problem solving), dan dapat meningkatkan motivasi

            Kekurangan teori ini adalah : keberhasilan sebuah pemeblajaran tidak dapat hanya diukur hanya dengan 1 orang saja maksudnya semua siswa harus diperhatikan,konsekuensinya  terhadap lingkungan adalah fasilitas-fasilitas dalam lingkungan juga harus mendukung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar