TEORI BELAJAR KOGNITIF
GESTALT
Teori Gestalt dikembangkan oleh
Koffka,Kohler dan Wertheimer.
Menurut teori Gesalt, belajar adalah proses mengembangkan insight. Insight adalah pemehaman terhadap hubungan antar bagiana didalam suatu situasi permasalahan. Berbeda denhgan teori behavioristik yang menganggap belajar dan tingkah laku itu bersifat mekanistik sehingga mengabaikan peranan insight.Toeri Gestalt justru menganggap bahwa onsight adalah inti dari pembentukan tingkah laku.
Menurut teori Gesalt, belajar adalah proses mengembangkan insight. Insight adalah pemehaman terhadap hubungan antar bagiana didalam suatu situasi permasalahan. Berbeda denhgan teori behavioristik yang menganggap belajar dan tingkah laku itu bersifat mekanistik sehingga mengabaikan peranan insight.Toeri Gestalt justru menganggap bahwa onsight adalah inti dari pembentukan tingkah laku.
Tokoh-tokoh dalam teori Gestalt
yaitu:
a. Max Wercheimer
(1880-1941) meneliti tentang pemecahan masalah
b. Kurt Kofka
(1886-1941) meneliti tentang hokum pengamatan
c. Wolfgang Kohler
meneliti simpanse sebagai objek penelitian
Prinsip-prinsip belajar menurut Gestalt
:
·
Principle of proximity
·
Principle of similiary
·
Principle of objective set
·
Principle of continiuity
·
Principle of good form
·
Principle of figure and ground
·
Principle of isomorphism
Insight sangat
bergantung pada :
·
Kesanggupan
·
Pengalaman
·
Taraf kompleksitas dari suatu permasalahan
·
Latihan
·
Trial and eror
Hukum dalam Teori belajar
Gestalt yaitu: hokum kesamaan,hokum kecenderungan,hokum ketertutupan,hokum kontiniuitas.
Kohler menyimpan
simpanse didalam jeruji besi yang didalamnya ada sebuah tongkat
dan diluar jeruji besi
itu ada sebuah pisang. Setelah dibiarkan beberapa lama ternyata simpanse itu
berhasil mengambil pisang dengan menggunakan tongkat yang disediakan.
Dari percobaan
tersebut,simpanse mampu mengembangkan insight artinya ia dapat mengakap
hubungan antara jeruji,tongkat dan pisang.Ia paham bahwa pisang adalah
makanan,ia paham juga bahwa tongkat dapat digunakan untuk meraih pisang
tersebut. Inilah hakikat belajar. Belajar terjadi karena kemampuan menangkap
makna dan keterhubungan antara komponen yang ada dilingkungannya.
Insight yang merupakan inti dari
belajar menurut teori Gestalt memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
a. Kemampuan insight
sesorang tergantung pada kemampuan dasar orang tersebut sedangkan kemampuan
dasar itu tergantung pada usia dan posisi yang bersangkutan dalam kelompok
(spesies) nya
b. Insight dipengaruhi
oleh pengalaman masalalunya
c. Insight tergantung
pada pengaturan dan penyediaan lingkungannya.
d. Pengertian
merupakan inti dari insight.
d. Apabila insight
telah diperoleh maka dapat digunakan untuk menghadapi persoalan dalam situasi
lain.
Implementasi Teori Gestalt dalam
pembelajaran yaitu :
·
Pengalaman tilikan (insight)
·
Pembelajaran yang bermakna (meaningful learning)
·
Perilaku bertujuan (pusposive behavior)
·
Prinsip ruang hidup (life space)
·
Transfer dalam belajar
Kelebihan teori ini
adalah : dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk memecahkan
Masalah (problem
solving), dan dapat meningkatkan motivasi
Kekurangan teori ini adalah :
keberhasilan sebuah pemeblajaran tidak dapat hanya diukur hanya dengan 1 orang
saja maksudnya semua siswa harus diperhatikan,konsekuensinya terhadap lingkungan adalah
fasilitas-fasilitas dalam lingkungan juga harus mendukung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar